Sabtu, 11 April 2015

TRANSLASI MATA UANG



Alasan Translasi Mata Uang Asing
Translasi mata uang asing adalah proses pelaporan informasi keuangan dari satu mata uang ke mata uang lainnya. Translasi mata uang asing dilakukan untuk mempersiapkan laporan keuangan gabungan yang memberikan laporan pada pembaca informasi mengenai operasional perusahaan secara global, dengan memperhitungkan laporan keuangan mata uang asing dari anak perusahaan terhadap mata uang asing induk perusahaan.
Tiga alasan tambahan dilakukannya translasi mata uang asing, yaitu:
1.      mencatat transaksi mata uang asing;
2.      memperhitungkan efeknya perusahaan terhadap translasi mata uang; dan
3.      berkomunikasi dengan peminat saham asing.

Latar Belakang dan Terminologi
Transaksi mata uang bisa terjadi langsung di pasar spot, pasar forward, atau pasar swap. Kurs pasar spot dipengaruhi berbagai faktor, termasuk juga perbedaan tingkat inflasi antar negara, perbedaan pada saham nasional, dan ekspektasi mengenai arah tingkat mata uang selanjutnya. Kurs ini bersifat langsung atau tidak langsung.
Kurs pada pasar forward adalah persetujuan untuk mentranslasikan sejumlah mata uang yang telah ditetapkan untuk masa yang akan datang.  Transaksi pada pasar forward mendapatkan potongan atau premi dari pasar spot, atau sebagai tingkat palsu pasar forward.
Transaksi kurs swap melibatkan pembelian spot dan penjualan forward yang simultan, atau penjualan spot dan pembelian forward mata uang.

Efek Laporan Keuangan Terhadap Kurs Alternatif Translasi Mata Uang Asing
Tiga kurs translasi yang digunakan untuk mentranslasikan neraca mata uang asing terhadap mata uang domestic, yaitu:
1.      Kurs saat ini; kurs yang berlaku pada tanggal laporan keuangan.
2.      Kurs historis; translasi mata uang yang berlaku saat asset dengan mata uang pertama kali didapatkan atau saat kewajiban dengan mata uang asing pertama kali muncul.
3.      Kurs rata-rata; nilai rata-rata biasa atau dengan pembobotan baik pada kurs historis atau saat ini.
Tipe dalam Penyesuaian Tukar-Menukar
https://alena19.files.wordpress.com/2012/04/new-picture-1.png?w=300&h=167

Perspektif Transaksi Tunggal
Pada transaksi tunggal, penyesuaian nilai tukar (baik stabil atau tidak) dimasukkan sebagai penyesuaian terhadap pembukuan transaksi awal dengan alasan bahwa transaksi dan perjanjiannya merupakan kejadian tunggal.
Perspektif Transaksi Ganda
Pada perspektif transaksi ganda, penerimaan piutang mempertimbangkan kejadian yang terpisah dari penjualan yang memberikan tambahan pendapatan.

Translasi Mata Uang Asing
1.      Metode Nilai Tukar Tunggal
2.      Metode Nilai Tukar Ganda
3.      Metode Current-Noncurrent
4.      Metode Moneter-Nonmoneter
5.      Metode Kurs Sementara

Pengembangan Akuntansi Translasi Mata Ung Asing
Beberapa perspektif historis tentang akuntansi translasi mata uang asing di Negara Amerika, sebagai berikut:
1.        Pra-1965
Praktik translasi mata uang asing masih dipandu oleh BAB 12 dari Accounting Research Bulletin No. 43.
2.        1965-1975
Translasi mata uang asing seluruh pembayaran dan penerimaan mata uang asing pada kurs saat ini diperbolehkan setelah Accounting Principles Board Opinion No. 6 dikeluarkan pada tahun 1965.
3.        1975-1981
FASB mengeluarkan FAS No. 8 pada tahun 1975.
4.        1981-Sekarang
FASB mengeluarkan Satetement of Financial Accounting Standards No. 52 pada tahun 1981.

Gambaran Standard No. 52/Standar Akuntansi Internasional 21
Translasi saat Mata Uang Lokal adalah Mata Uang Fungsional. Prosedur kurs saat ini yang digunakan adalah:
1)      Seluruh asset dan kewajiban asing yang ditranslasikan terhadap dolar menggunakan nilai tukar yang berlaku pada tanggal neraca; akun modal ditranslasikan pada kurs historis.
2)      Pendapatan dan beban ditranslasikan menggunakan nilai tukar yang berlaku pada waktu transaksi, walaupun nilai tukar rata-rata tambahan dapat digunakan untuk kelayakan.
3)      Keuntungan dan kerugian dilaporkan dalam komponen ekuitas gabungan pemegang saham yang terpisah. Penyesuaian nilai tukar tersebut tidak dimasukkan ke dalam laporan laba-rugi hingga operasional luar negeri telah terjual atau investasi telah diputuskan tidak bernilai.

Translasi saat Mata Uang Induk Perusahaan adalah Mata Uang Fungsional
1)      Aset dan kewajiban serta nonmoneter bernilai pada harga pasar saat itu ditranslasikan menggunakan nilai tukar yang berlaku pada saat laporan keuangan; item nonmoneter lainnya dan modal ditranslasikan pada kurs historis.
2)      Pendapatan dan beban ditranslasikan menggunakan nilai tukar rata-rata untuk periode kecuali item yang berhubungan dengan item nonmoneter (contoh: biaya penjualan dan beban depresiasi), yang ditranslasikan menggunakan kurs historis.
3)      Keuntungan dan kerugian translasi mata uang asing direfleksikan dalam pendapatan lancar.

Translasi saat Mata Uang Asing adalah Mata Uang Fungsional
Usaha gabungan asing mungkin akan tetap mencatat pembukuannya dalam satu mata uang asing saat mata uang fungsionalnya adalah mata uang asing lain. Dalam situasi ini, laporan keuangan akan dihitung ulang dari mata uang local ke dalam mata uang fungsional (metode kurs sementara) lalu ditranslasikan ke dalam dolar AS menggunakan metode kurs saat ini.

SOAL
1.        Proses pelaporan informasi keuangan dari satu mata uang ke mata uang lainnya merupakan pengertian dari…
a.       Translasi mata uang local
b.      Translasi mata uang asing
c.       Translasi mata uang dunia
d.      Translasi mata uang Negara
Jawaban : B
2.        Di bawah ini alasan tambahan dilakukannya transalasi mata uang asing, kecuali…
a.       Mencatat transaksi mata uang asing
b.      Memperhitungkan efeknya perusahaan terhadap translasi mata uang
c.       Berkomunikasi dengan peminat saham asing
d.      Berkomunikasi dengan peminat saham local
Jawaban : D
3.        Praktik translasi mata uang asing masih dipandu oleh BAB 12 dari Accounting Research Bulletin No.43, merupakan translasi mata uang di Amerika pada tahun..
a.       Pra – 1965
b.      1965 – 1975
c.       1917 – 1981
d.      1981 – sekarang
Jawaban : A
4.        Berikut merupakan kurs translasi yang digunakan untuk mentranslasikan neraca mata uang asing terhadap mata uang domestic, kecuali…
a.       Kurs saat ini
b.      Kurs rata-rata
c.       Kurs lokal
d.      Kurs historis
Jawaban : C
5.        Kurs pada pasar forward adalah…
a.       Melibatkan pembelian spot dan penjualan forward yang simultan
b.      Persetujuan untuk mentranslasikan sejumlah mata uang yang telah ditetapkan untuk masa yang akan datang
c.       Proses pelaporan informasi keuangan dari satu mata uang ke mata uang lainnya
d.      Melibatkan penjualan spot dan pembelian forward mata uang
Jawaban : B

KONVERGENSI AKUNTANSI



Konvergensi  merupakan penggabungan dua hal atau lebih, untuk bertemu dan bersatu dalam suatu titik. Konvergensi standar akuntansi internasional (IFRS) berarti penggabungan atau pengintegrasian standar akuntansi yang ada di setiap negara untuk digunakan dan diarahkan ke dalam satu titik tujuan yaitu IFRS (International Financial Report Standart). IFRS adalah standar akuntansi internasional yang diterbitkan oleh IASB (International AccountingStandard Board).
Konvergensi IFRS yang digunakan merupakan awal untuk memahami apakah penyimpangan dari PSAK harus diatur dalam standar akuntansi keuangan.  Tujuan akhir dari konvergensi IFRS adalah PSAK sama dengan IFRS tanpa adanya modifikasi sedikitpun. Di sisi lain, tanpa perlu mendefinisikan konvergensi IFRS itu sendiri, berdasarkan pengalaman konvergensi beberapa IFRS yang sudah dilakukan di Indonesia tidak dilakukan secara full adoption.
Sistem kepengurusan perusahaan di Indonesia yang memiliki dewan direksi dan dewan komisaris (dual board system) berpengaruh terhadap penentuan kapan peristiwa setelah tanggal neraca, sebagai contoh lain dari perbedaan antara PSAK dengan IFRS. Indonesia melalui Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) – Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) sedang melakukan proses konvergensi IFRS dengan target penyelesaian tahun 2012. IFRS menekankan pada principle base dibandingkan rule base.
Strategi adopsi yang dilakukan untuk konvergensi ada dua macam, yaitu big bang strategy dan gradual strategy. Big bang strategy mengadopsi penuh IFRS sekaligus, tanpa melalui tahapan – tahapan tertentu. Strategi ini digunakan oleh negara – negara maju. Sedangkan pada gradual strategy, adopsi IFRS dilakukan secara bertahap. Strategi ini digunakan oleh negara – negara berkembang seperti Indonesia.
Sasaran Konvergensi IFRS tahun 2012, yaitu merevisi PSAK agar secara material sesuai dengan IFRS versi 1 Januari 2009 yang berlaku efektif tahun 2011/2012, Konvergensi IFRS di Indonesia dilakukan secara bertahap. Adapun manfaat yang diperoleh dari konvergensi IFRS adalah memudahkan pemahaman atas laporan keuangan dengan penggunaan SAK yang dikenal secara internasional, meningkatkan arus investasi global melalui transparansi, menurunkan biaya modal dengan membuka peluang fund raising melalui pasar modal secara global, menciptakan efisiensi penyusunan laporan keuangan.
Alasan dari  Negara kita yang masih mengacu pada IFRS adalah kita tidak bisa menolak arus globalisasi karena bagaimanapun juga agar negara kita dapat disetarakan dalam kegiatan perekonomian internasional, dan dalam pembuatan laporan keuangan yang dapat diakui secara internasional. Dapat dilihat dari semakin banyaknya investasi asing yang masuk ke Indonesia. Di mana kita harus siap bersaing dengan tenaga asing, khususnya akuntan luar negeri yang akan berdatangan sehubungan akan tingginya permintaan akuntan berstandar internasional. Secara tidak langsung negara kita pun tidak mau ketinggalan dalam bersaing oleh karena itu kita harus segera mengejar target konvergensi IFRS tersebut

Adapun alasan dari konvergensi ke IFRS. Dengan dilakukannya konvergensi PSAK ke IFRS maka :
1.        Mengurangi peran dari badan otoritas dan panduan terbatas pada industri-industri spesifik.
2.        Pendekatan terbesar pada subtansi atas transaksi dan evaluasi dimana merefleksikan realitas ekonomi yang ada.
3.        Peningkatan daya banding laporan keuangan dan memberikan informasi yang berkualitas di pasar modal internasional.
4.        Menghilangkan hambatan arus modal internasional dengan mengurangi perbedaan dalam ketentuan pelaporan keuangan.
5.        Mengurangi biaya pelaporan keuangan bagi perusahaan multinasional dan biaya untuk analisis keuangan bagi para analis.
6.        Meningkatkan kualitas pelaporan keuangan menuju “best practise”.

Berikut merupakan manfaat dari IFRS, diantaranya adalah:
1.        Memudahkan pemahaman atas laporan keuangan dengan Standar Akuntansi Keuangan yang dikenal secara internasional.
2.        Meningkatkan arus investasi global melalui transparansi.
3.        Menurunkan biaya modal dengan membuka peluang fund raising melalui pasar modal secara global.
4.        Menciptakan efisiensi penyusunan laporan keuangan.
5.        Meningkatkan kualitas laporan keuangan, dengan mengurangi kesempatan untuk melakukan earning management.

SOAL
1.        Penggabungan dua hal atau lebih untuk bertemu dan bersatu dalam suatu titik. Hal tersebut merupakan pengertian dari…
a.       Disclousure
b.      Auditing
c.       Konvergensi
d.      Akuntansi
Jawaban : C
2.        Berikut merupakan manfaat dari IFRS, kecuali…
a.       Memudahkan pemahaman atas laporan keuangan dengan SAK yang dikenal secara internasional
b.      Menurunkan arus investasi global melalui transparansi
c.       Meciptakan efisiensi penyusunan laporan keuangan
d.      Meningkatkan kualitas laporan keuangan dengan mengurangi kesempatan untuk melakukan earning management.
Jawaban : B
3.        Dengan dilakukannya Konvergensi PSAK ke IFRS  maka…
a.       Meningkatkan kualitas pelaporan keuangan menuju “best practice”
b.      Menurunkan arus investasi global
c.       Menambah peran dari otoritas dan panduan terbatas pada industry-industri spesifik
d.      Menciptakan efisiensi penyusunan laporan keuangan
Jawaban : A
4.        IFRS adalah standar akuntansi internasional yang diterbitkan oleh…
a.       PSAK
b.      DSAK
c.       IAI
d.      IASB
Jawaban : D
5.        Strategi adopsi yang dilakukan untuk konvergensi ada dua macam, yaitu…
a.       Big bang strategy dan gradual strategy
b.      Grand strategy dan big bang strategy
c.       Gradual strategy dan full strategy
d.      Strategi umum dan strategi khusus
Jawaban : A